Selasa, 26 Oktober 2021

Membangun Semangat Wirausaha Berwawasan Lingkungan Melalui Kegiatan Pelatihan Membuat Ecoprint

Keberadaan SMA N 1 Kebumen, selain bertujuan untuk mencetak generasi unggul dan berwawasan global, juga untuk mencetak pribadi yang memiliki keterampilan dan kemandirian. Hal ini dintaranya dilakukan dengan mencetak siswa yang memiliki wawasan dan semangat wirausaha. SMA N 1 Kebumen yang berlokasi di Jalan Mayjen Soetoyo merupakan sekolah rujukan bagi masyarakat Kota Kebumen dan sekitarnya yang juga memiliki tujuan tersebut.

Melihat fakta semacam ini, Komunitas Praktisi Smart Teacher Club yang diinisiasi oleh Calon Guru Penggerak SMA N 1 Kebumen yang terdiri dari Asih Pangestuti, S.Sos, Nurul Hidayah, M.Pd., Ahmad Makmur Santoso, M.Pd., dan Elok Nur Faiqoh, S.Pd. melaksanakan kegiatan Pelatihan dan Pembuatan Ecoprint bagi Guru dan Siswa. Ecoprint adalah sebuah teknik untuk mencetak dan mewarnai suatu objek dengan bahan alami berbasis tumbuhan, yang akan dituangkan dalam kain. Melalui ecoprint, siswa diajak untuk menjaga dan mencintai lingkungan dengan menghindari bahan-bahan yang mengandung kimia.
Penjelasan tentang bahan bahan dan langkah membuat ecoprint

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 25 Oktober 2021 sejak pagi hari hingga menjelang sore di SMA N 1 Kebumen. Pemaparan materi disampaikan oleh Ibu Nurhidayati, S.Pd. kepada peserta dengan menjelaskan tentang bahan-bahan untuk membuat ecoprint termasuk kain sepanjang 2, 5 meter dan berbagai jenis daun dan bunga yang digunakan serta tahapan membuat ecoprint.

Praktik membuat ecoprint

Harapannya, setelah kegiatan selesai, peserta khususnya siswa yang jumlahnya 25 orang dapat terus meningkatkan keterampilannya dalam membuat ecoprint, hingga suatu saat kegiatan ini dapat diajukan dalam Program Siswapreneur

Hasil pembuatan ecoprint


Kegiatan yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan di situasi pandemi Covid-19 ini mendapatkan antusiasme dari peserta dan pihak sekolah. Bapak Rachmat Priyono, S.Pd., M.M selaku Kepala SMA N 1 Kebumen menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ecoprint sangat positif,mengajak siswa untuk lebih kreatif dan memiliki keterampilan dengan tetap mencintai alam. Beliau juga sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan tersebut serta berharap dapat terus dikembangkan dan melibatkan lebih banyak siswa. Ke depan, kegiatan pelatihan ini akan terus berlanjut dan menghasilkan karya-karya yang lebih inovatif, serta bisa dipamerkan dalam event sekolah, seperti SMANSA Expo.

Peserta Pelatihan dan Pembuatan ecoprint terdiri dari guru dan siswa 



Tags :

admin